Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2021

Ahkir Bulan, Hujan Diskon!

Gambar
  Berlangsungnya PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Jilid-2 membuat rangkaian kegiatan semakin dibatasi dan dipersempit. 1 tahun sudah masyarakat berusaha mengubah pola perilaku serta gaya hidup. Terimakasih patut kita ucapkan terhadap kemajuan teknologi saat ini. Ketika semua kegiatan masyarakat di stop , semua dapat tetap berjalan secara daring. Mulai dari kegiatan pembelajaran, meeting , hinnga layanan pesan antar makanan dan kegiatan belanja, semua dapat dilangsungkan hanya melalui genggaman kita. Salah satu sektor yang terpukul saat pandemi ini adalah bisnis ritel. Banyak sekali mal dan gerai peritel besar ‘diharuskan’ menutup kegiatan usahanya. Tak sedikit pula yang melakukan pemutusan hubungan kerja karena beban operasional yang semakin membengkak tatkala pengunjungnya hampir pasti tidak ada. Hadirnya teknologi membuat perilaku belanja masyarakat perlahan bergeser. Perlahan tapi pasti, masyarakat mulai memasuki era kenormalan baru, dimana belanja tak harus ...

Ramalan yang di Revisi

Gambar
  image : sosok.grid.id Awal tahun 2021, Indonesia kembali berduka karena musibah jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Pesawat dengan rute Jakarta-Pontianak itu hilang kontak di sekitar kepulauan seribu, Jakarta. Basarnas serta TNI langsung mengerahkan tenaga dan armada untuk mencari korban jiwa. Namun sangat disayangkan, pencarian tersebut yang hingga hari ini memasuki hari ke 14 tak satupun menemukan korban yang selamat. Puing – puing pesawat, bodypart , serta serpihan – serpihan lain diangkat untuk dijadikan barang bukti pengungkapan tragedi yang memilukan ini. Do’a seluruh elemen masyarakat bangsa indonesia pun mengalir menguatkan seluruh keluarga yang ditinggalkan. Ditengah situasi berkabung, sesosok paranormal hangat sekali pemberitaannya. “Mbak You (“Mbakyu” red ) seorang paranormal ahli kejawen telah meramalkan jatuhnya pesawat Sriwijaya Air” begitu tulisan headline diberbagai media online nasional serta trending di YouTube.        ...

Baik Buruk Media Sosial

Gambar
sumber: timesindonesia.co.id                 Manusia pada hakekatnya adalah mahluk sosial. Dari mulai zaman purba hingga era sekarang, manusia terus berinteraksi satu sama lain untuk menunjukkan eksistensi keberadaannya. Salah satu terobosan yang paling menggembirakan adalah dimana ketika pertama kali diciptakannya telepon oleh Antonio Meucci. Seiring berkembangnya teknologi serta peradaban, hal tersebut terus berubah dari telepon genggam hingga saat ini media sosial.                 Facebook, Instagram, TikTok serta Twitter yang hari – hari ini sering kita jumpai sudah menjadi hal yang biasa bahkan tak sedikit pula yang menjadikan media sosial sebagai sarana untuk mencari pendapatan. Media sosial juga melahirkan selebriti baru, Justin Bieber misalnya. Dari yang awalnya ia hanya mengcover lagu dan menguploadnya ke YouTube sekarang ia m...

Indonesia tidak sedang baik – baik saja!

Gambar
               17 hari usai pergantian tahun, masih banyak saja masalah merundung negeri kita tercinta ini. Situasi pandemi yang kian mengkhawatirkan dimana hampir setiap hari rekor baru terpecahkan membuat saya bertanya – tanya, apakah pandemi ini tidak terkendali? Jika kita lihat lebih lanjut lagi memang kemampuan testing kita meningkat lebih masif lagi, bisa jadi hal itu mempengaruhi juga kenaikan jumlah orang positif setiap harinya, tetapi yang jauh lebih penting bagaimana warga masyarakat tersebut dapat terpapar virus corona? Belum genap 1 tahun sejak di 2 Maret 2019 yang diumumkan langsung oleh Presiden Joko Widodo situasi pandemi ini masih jauh dari kata usai. Vaksinasi yang beberapa hari lalu baru dimulai seolah membuka secerca harapan bagi masyarakat untuk bangkit dari keterpurukan ini. Namun lagi – lagi blunder terjadi. Salah seorang influencer yang ditunjuk mewakili generasi milenial yakni Raffi Ahmad kedapatan berpesta tanpa mem...

Nusa & Rara : Animasi yang dituduh Radikal

Gambar
               Melihat perkembangan jagat maya tentunya beragam sekali topik yang hangat, salah satunya adalah Nusa & Rara serial kartun islami yang dituduh oleh salah seorang Influencer adalah antek-antek dari kaum yang dianggap radikal. Lantas bagaimana bisa tuduhan itu tercipta? Sang influencer tersebut menganggap pakaian dari serial animasi tersebut tidak mencerminkan budaya bangsa Indonesia karena menggunakan gamis. Sebagai seorang pecinta animasi, kepala saya penuh dengan pikiran tentunya. Mengapa hanya pakaian yang dijadikan dasar me ‘labeli’ Nusa & Rara radikal? Sungguh tidak masuk  akal.                Jika menilik serial tersebut tentunya banyak sekali nilai – nilai dan pesan moral yang ada didalamnya. Bahkan, sebagai seorang non-muslim saya bangga karena serial animasi Nusa & Rara mengajarkan kebaikan dengan cara yang menyenangkan. Adik – adik kita dengan mudah dapat men...