Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2021

#LearningSeries1 - Copywriting

Gambar
  #LearningSeries1 Di era pandemi seperti sekarang ini, lifestyle manusia berubah untuk menyesuaikan dengan keadaan yang serba terbatas. Namun, keterbatasan yang ada justru menciptakan peluang baru yang menjanjikan. Ketika mobilitas manusia dibatasi untuk menekan laju penularan COVID-19 banyak usaha yang merugi, tak sedikit bahkan gulung tikar karena tak mampu lagi menutup biaya operasional, sementara pengunjung yang datang sangat minimal. Saat ini, kegiatan WFH ( Work From Home ), School From Home , sudah menjadi hal yang lumrah. Aktivitas dirumah ini mengharuskan para pemilik bisnis harus memutar otak untuk beradaptasi dengan perilaku baru. Salah satunya adalah bisnis Iklan. Sebelum masa pandemi seperti sekarang ini, tentunya bisnis iklan sudah sangat berkembang dengan pesat. Dijalan – jalan banyak sekali reklame, baliho, dan berbagai jenis iklan yang lain dapat dengan mudah kita temui. Namun di era pandemi seperti sekarang ini beriklan dengan media tersebut sangatlah tidak...

Miras = Miskin Rasa?

Gambar
  Ahkir – ahkir ini entah kenapa begitu banyak gejolak serta gonjang – ganjing yang bermunculan di negara kita tercinta, Indonesia. Jagat maya yang tengah heboh mengenai refleksi serta evaluasi COVID-19 yang telah setahun ini kembali dibuat terheran – heran mengenai Perpres nomor 10 tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal. Singkat kata dalam perpres tersebut melegalkan Minuman Keras yang “menjadi kearifan lokal” untuk dapat menjadi usaha terbuka dan menerima investasi. Publik bergejolak, dari masyarakat biasa hingga tokoh bangsa semua bersuara tak senada dengan perpres tersebut, yakni MENOLAK . Saya pun mencoba berdiam diri dan pelan – pelan mencerna maksud dari diterbitkannya perpres ini. Kalaupun benar usaha miras tersebut merupakan kearifan lokal dan dapat menggerakkan ekonomi masyarakat sepertinya juga harus berpikir 2x. Mengapa demikian? Jelas saja karena miras membawa dampak negatif yang begitu banyak. Publik juga tak lupa baru – baru saja seorang oknum polisi menem...