#LearningSeries1 - Copywriting

 

#LearningSeries1

Di era pandemi seperti sekarang ini, lifestyle manusia berubah untuk menyesuaikan dengan keadaan yang serba terbatas. Namun, keterbatasan yang ada justru menciptakan peluang baru yang menjanjikan. Ketika mobilitas manusia dibatasi untuk menekan laju penularan COVID-19 banyak usaha yang merugi, tak sedikit bahkan gulung tikar karena tak mampu lagi menutup biaya operasional, sementara pengunjung yang datang sangat minimal.

Saat ini, kegiatan WFH (Work From Home), School From Home, sudah menjadi hal yang lumrah. Aktivitas dirumah ini mengharuskan para pemilik bisnis harus memutar otak untuk beradaptasi dengan perilaku baru. Salah satunya adalah bisnis Iklan. Sebelum masa pandemi seperti sekarang ini, tentunya bisnis iklan sudah sangat berkembang dengan pesat. Dijalan – jalan banyak sekali reklame, baliho, dan berbagai jenis iklan yang lain dapat dengan mudah kita temui. Namun di era pandemi seperti sekarang ini beriklan dengan media tersebut sangatlah tidak efektif karena kebijakan PSBB, PPKM, PPKM Mikro, dan sebagainya. Untuk menyiasati hal tersebut, pengiklan mulai bergeser menuju kanal digital. Selain karena jangkauannya yang lebih masif, bisa dibilang beriklan secara digital akan lebih murah serta memiliki akurasi yang lebih tinggi dengan algoritma yang bisa secara otomatis menyasar ke kalangan pembaca/penonton yang dituju.

Ngomong – ngomong soal iklan, pembuat iklan juga ga sembarangan loh membuat kata – kata ataupun jargon. Itu semua ada teknik serta dapat dipelajari. Mari kita mulai belajar bersama di #LearningSeries1 ini!. Kita mulai dari dasarnya dulu yuk!

1.      Apapun makanannya, minumnya teh botol sosro! Kalian pasti tidak asing dengan jargon yang satu ini kan? Ya, sebuah jargon yang sangat melekat tanpa kita sadari. Keren banget kan! Tagline/Jargon tadi dibuat oleh seorang Copywriter. Lalu apa itu Copywriting? Copywriting adalah kegiatan menulis rangkaian kaliman pemasaran/iklan yang bertujuan untuk membujuk konsumen untuk melakukan tindakan sesuai dengan goals yang ingin dicapai. Sebagai contoh tagline Teh Botol Sosro tadi. Tagline tersebut tentu menyiratkan kepada pendengar/pembaca bahwa minuman teh botol sosro dapat menjadi teman minum kalian ketika makan, apapun makanannya.

2.      Apa pentingnya? Tentunya menjadi pertanyaan kalian semua, apasih pentingnya copywriting tadi. Berikut beberapa poin – poin penjelasannya :

-          Engange : Menarik atau mengikutsertakan perhatian, interest, dan emosi target konsumen.

-          Persuade : Membujuk/Meyakinkan target konsumen dengan memaparkan value proposition produk.

-          Influence : Memperngaruhi keputusan target konsumen untuk melakukan sebuah tindakan sesegera mungkin.

Catatan : Value Proposition adalah nilai atau manfaat yang dijalanjikan produsen kepada konsumen ketika memilih produk tersebut.

 



Mari kita bedah sebuah iklan diatas :

1.      Iklan Produk Baru Pepsi diatas menjanjikan rasa cola yang beneran dengan 60% gula lebih rendah. Hal ini menjelaskan apa yang ditawarkan Pepsi ke konsumen, yakni 60 gula lebih rendah.

2.      Lantas sebagai konsumen pasti sebagian besar kita tidak percaya kan? Nah, pepsi mengajak konsumen agar “Minumlah biar kamu percaya” secara tersirat menggerakkan konsumen untuk melakukan pembelian. Keren banget kan!

3.      Sebagai suatu iklan yang baik segala klaim ataupun tawaran tentunya diperbandingkan. Pepsi membandingkan 60% gula lebih rendah dengan produk – produknya yakni Pepsi-Cola, Pepsi Next dll.

 

Gimana, sederhana tapi keren banget kan Copywriting ini! Tentunya, kegiatan semacam ini akan semakin banyak karena perubahan pola perilaku masyarakat. Bisa jadi dimasa mendatang menjadi seorang Copywriter menjadi pekerjaan yang menjanjikan loh! Segini dulu yah, penjelasan lebih lanjut akan ada di series berikutnya. Sampai jumpa!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belajar Menerima Kritik